Kelebihan dan Kekurangan Client Side Scripting, Server Side Scripting

loading...
Lanjut dari pembahasan diatas yakni pengertian dan alur kerja Client Side Scripting dan Server Side Scripting, pada pembahasan kali ini saya akan kembali mengulas mengenai kelebihan serta kekurangan Client Side Scripting dan Server Side Scripting. Langsung saja kita simak seperti dibawah ini.




Kelebihan dan Kekurangan Client Side Scripting, Server Side Scripting


Kelebihan Client Side Scripting

Berikut adalah beberapa alasan kelebihan apabila menggunakan Client Side Scripting :

1. Mudah untuk dipelajari dan digunakan, artinya untuk mempelajari Client Side Scripting cukup mudah.

2.  Tidak membutuhkan pengetahuan pemrograman yang tinggi atau pengalaman pemrograman yang cukup ahli.

3.  Perubahan dan pemrosesan kode programnya lebih cepat karena dilakukan langsung disisi Client/komputer host tanpa perlu melakukan proses disisi server melalui jaringan internet. Artinya kode sumber tersebut tidak perlu dikirim ke server melalui jaringan internet untuk diproses cukup dilakukan di browser yang terinstall dikomputer client. Tentunya hal ini dapat terjadi jika spesifikasi komputer host cukup tinggi untuk melakukan pemrosesaannya karena semua kode sumber akan diproses menggunakan sumber daya yang ada dikomputer host.

4.  Mampu menampilkan layout dan desain halaman web yang lebih interaktif dan user friendly, user dapat berinteraksi dengan halaman web melalui form isian yang disediakan.


Kelemahan Client Side Scripting


Berikut adalah beberapa alasan kelemahan apabila menggunakan Client Side Scripting :

1.  Kode programnya dapat  dilihat melalui web browser . sehingga dapat dikatakan tidak aman jika konteksnya adalah ingin melindungi kode sumbernya dari pihak lain. Melalui menu view page source yang ada di browser, maka user dapat melihat kode sumber dari dokumen web tersebut diinternet.

2.  karena pemrosesaannya dilakukan disisi client/komputer host , maka sumber daya yang ada dikomputer host tersebut (Memory, CPU usage)akan digunakan secara maksimal. Hal ini mengakibatkan Client Side Scripting sangat bergantung pada spesifikasi komputer host (macine dependent). Maksudnya jika spesifikasi komputer host rendah (memory, CPU, storage media) maka dokumen web yang menggunakan Client Side Scripting akan lambat diproses. Sebaliknya jika spesifikasi komputer host tinggi maka pemrosesan dokumen web yang cepat.

3.  Masalah kompatibilitas web browser menjadi isu yang perlu diperhatikan. Karena beberapa web browser menggunakan web engine yang berbeda maka ada kemungkinan Client Side Scripting akan diterjemahkan berbeda oleh masing-masing web browser tersebut . jadi sangat disarankan agar dokumen web yang dibuat menggunakan Client Side Scripting diuji coba lebih dahulu di web browse yang poppuler.

4.  Minim fitur untuk pengaksesan ke sumber daya komputer. Misalkan untuk menulis ke sebuah file dikomputer, membaca isi file, membuat file/directory diharddisk komputer dan mengakses port-port dikomputer tidak dapat dilakukan oleh Client Side Scripting.


Baca : Cara Kerja Client Side Scripting dan Server Side Scripting


Kelebihan Server Side Scripting


Berikut adalah beberapa alasan kelebihan apabila menggunakan Server Side Scripting :

1. Aman. Hal ini karena kode sumber Server Side Scripting disimpan diweb server yang ada di sisi server, sehingga user tidak dapat melihat kode sumber Server Side Scripting dari sisi client/web browser. Hal ini berbeda dengan Client Side Scripting yang dapat dilihat kode sumber nya dari isi web browser.

2.  Meminimalkan traffic dijaringan. Pada saat user melakukan request ke server maka yang dikirimkan ke user adalah hasil pemrosesannya saja. Karena pemrosesan dokumennya sudah dilakukan disisi server, maka data yang mengalir dari client ke server atau sebaliknya adalah relative kecil dan tidak mebebani bandwidth di jaringan.

3.  pemrosesannya lebih cepat karena spesifikasi hardware untuk mesin server baisanya lebih tinggi(bisa menjadi kelemahan juga)

4.  Mampu mendukung banyak program basis data/database management system (DBMS).

5.  Mampu mengelola sumber daya yang ada dikomputer baik perangkat keras maupun perangkat lunak lainnya.

6.  Mampu dijalankan di semua sistem operasi (cross platform)

7.  Tidak bergantung pada jenis web browser yang akan digunakann , karena semua script dikelola disisi server/ web server.


Kelemahan Server Side Scripting

Berikut adalah beberapa alasan kelemahan apabila menggunakan Server Side Scripting :

1.  Karena semua pemrosesan dilakukan disisi server maka dibutuhkan spesifikasi komputer server yang cukup tinggi agar dapat memproses Server Side Scripting secara cepat. Karena itu dibutuhkan investasi yang tidak sedikit untuk pengadaannya.

2.  Dibutuhkan kemampuan pemrograman yang baik untuk mempelaari Server Side Scripting.

3.  Tidak memiliki kemampuan untuk membuat layout/ desain  halaman web yang menarik.
Demikian ulusan mengenai Kelebihan dan Kekurangan Client Side Scripting, Server Side Scripting. Semoga dapat bermanfat dan menjadi acuan anda dalam mempelajari kelebihan dan kekurangan dari jenis pemrograman web diatas.

Sumber : Buku Pemrograman Web Dinamis menggunakan PHP dan MySQL, Penulis : M.Rudyanto Arief, Penerbit : Andi

0 Response to "Kelebihan dan Kekurangan Client Side Scripting, Server Side Scripting"

Posting Komentar

loading...